Kontak jodoh muslim. Biro jodoh islam. Cari jodoh muslim. Kontak Jodoh Sakinah

Kontak Jodoh | Berita

Tanda Pria Belum Dewasa


Pengertian Dewasa menurut kamus umum bahasa indonesia yaitu sampai umur atau baligh. Dalam hukum Islam, usia dewasa dikenal dengan istilah baligh. Prinsipnya, seorang lelaki telah baligh jika sudah pernah bermimpi basah (mengeluarkan sperma). Sedangkan seorang perempuan disebut baligh jika sudah pernah menstruasi. Nyatanya, sangat sulit memastikan pada usia berapa seorang lelaki bermimpi basah atau seorang perempuan mengalami menstruasi.

Pandangan ulama mengenai usia dewasa ternyata bervariasi. Sebagian besar ulama sepakat bahwa patokan usia dewasa bagi lelaki dan perempuan tidaklah sama. Mayoritas ulama juga tidak membedakan batas usia dewasa dalam pernikahan dan muamalah atau transaksi bisnis. Sebab, keduanya sama-sama mengandung akad atau perikatan.

Dalam bahasa arab dewasa dapat di artikan mukallaf dan ar-rusyd. Mukallaf ialah orang yang dibebani tanggung-jawab hukum di tandai dengan mimpi basah bagi laki-laki dan keluarnya haid bagi perempuan, sedangkan ar-rusyd adalah kepantasan seseorang dalam bertasarruf (bertindak) serta mendatangkan kebaikakan. Hal ini merupaka kesempurnaan akalnya. Menurut beberapa ulama adalah apabila telah tampak kebaikan tindakan dalam soal agama dan harta benda. 

Secara termenologi kedewasaaan yaitu kematangan fisik dan psikis seorang untuk bereaksi dan bertindak secara tepat dalam setiap situasi dan masalah dalam mengahadapi kenyataan hidup

Jadi dari uraian diatas maka kedewasaan itu dapat ditentukan dari perubaan fisik dan psikis seseorang. Kedewasaan juga dapat diukur sejauh mana kebijakan seseorang dalam menghadapi masalah. Maka karena itulah terdapat berbagai macam pendapat yang menentukan umur kedewasaan seseorang, terutama didalam masalah pernikahan.


Berikut tanda pria yang belum dewasa. Usia bukan ukuran seseorang untuk dikatakan matang secara emosional

  • Tak punya pandangan ke depan

Pria yang belum dewasa tidak memiliki pandangan jauh ke depan. Yang ada di otaknya hanyalah apa yang harus dilakukannya hari ini. Dia bahkan belum memiliki tujuan hidup yang ingin diraihnya di masa depan.

  • Tak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan

Pria yang belum dewasa tidak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Mereka bahkan masih mudah terbawa hawa nafsu, sehingga tak jarang menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting.

  • Masih menggebu-gebu

Pria yang belum dewasa tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan cara yang positif. Ketika menghadapi suatu masalah, mereka akan melakukan hal-hal negatif seperti marah kepada semua orang, membanting barang, dan mabuk-mabukan. Semua itu mereka lakukan karena mental mereka tidak matang.

  • Tidak bisa mengatur keuangan

Pria yang belum dewasa tidak pintar dalam mengatur keadaan keuangan mereka. Mereka masih sering membeli barang-barang yang sebetulnya tidak diperlukan. Bahkan, mereka juga tak memikirkan sesuatu seperti tabungan jangka panjang.

  • Masih bergantung pada orang tua

Pria semacam ini umumnya masih sangat bergantung pada orang tua. Mereka bahkan masih sering merengek tentang uang saku bulanan dan kebutuhan mereka sehari-hari. Itu mereka lakukan tanpa merasa malu sedikit pun.

Komentar