Kontak jodoh muslim. Biro jodoh islam. Cari jodoh muslim. Kontak Jodoh Sakinah

Kontak Jodoh | Berita


Tak kenal maka tak sayang , tak sayang maka tak cinta. inilah pepatah anak muda jaman sekarang. Mungkin, sebagian besar dari kita akan berpikir, bagaimana mungkin kita akan menikah dengan orang yang tidak kita kenal sebelumnya? Perkenalan sebelum menikah bisa melalui pacaran atau dengan cara islami “ta’aruf”.

Sejatinya dalam Islam adanya pacaran adalah setelah pernikahan. Hal ini akan lebih indah dan nyaman dibandingkan pacaran sebelum menikah karena belum memiliki ikatan apapun. Namun sebagian dari kita belum memahami akan hal ini dan menganggap aturan Islam membelenggu kebebasan kita. Padahal sesungguhnya segala aturan itu jika kita terapkan adalah demi kebaikan kita sendiri. Telah kita ketahui begitu dahsyatnya akibat pergaulan bebas antara pria dan wanita yang belum memiliki ikatan pernikahan. Dalam hal ini tentu pihak wanita yang sering menanggung akibat lebih besar.

Jika kita merasa siap menikah lebih baik ta’aruf saja.Kalau merasa cocok bisa diurus lebih cepat dan jika dibatalkanpun tak banyak pihak yang tersakiti.Dalam ta’aruf kita boleh mengenal pasangan namun harus disertai mahramnya yang telah dewasa agar tidak terjerumus dalam perbuatan zina.

Bagaimana agar menikah tanpa pacaran tidak menimbulkan penyesalan karena salah pilih? Menikahlah karena didasari niat beribadah kepada Allah. Sehingga kita akan menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah dan apapun keputusan-Nya pastilah yang terbaik untuk kita. Dengan kemantapan hati lewat istikharah,hati nurani serta tawakal kita harus yakin atas pilihan Allah.

Mari kita renungkan firman-Nya “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…”(QS. An-Nur: 26).

 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” [QS. Ar Ruum [30] : 21]


Ada yang bilang menikah tanpa pacaran merupakan hal yangn sangat indah. Mengapa begitu??? karena lebih romantis pacaran setelah menikah dan yang pasti kita tidak berdosa malah dapat pahala.

Namun ada juga yang berpendapat menikah tanpa pacaran bagaikan membeli kucing dalam karung. mmm kok bisa yach??? bisa saja karena kita belum mengetahui calon kita luar dalam maksudnya baik buruknya dan tidak mau menanggung resiko kedapannya..

Karena cinta bisa tumbuh karena kebersamaan dan keikhlasan.

Berikut beberapa pandangan tentang pacaran sebelum menikah:

Keuntungan Pacaran antara lain:

  • Mendapatkan perhatian lebih dari orang lain alias pacar yang kita pacari.
  • Mudah membuang keluhan, unek-unek, alias berbagai curhat permasalahan yang terjadi dalam hidup kepada pacar kita.
  • Ada pendengar setia di saat senang maupun duka.
  • Ada yang mentraktir baik makan, pulsa, dsb disaat kantong bolong.
  • Tidak akan kesepian diri kita, karena ada yang setia menemani everytime everywhere.

Kerugian Pacaran antara lain:

  • Mengurangi waktu kita, waktu kita 24 jam. Untuk berkomunikasi dengan pacar membutuhkan waktu -/+ 5 – 10 jam perhari.
  • Menghambat kerja otak, karena memikirkan satu obyek saja [pacar] akan membuat otak kita semakin sempit dan dangkal. Belum lagi kalo Playboy (Playgirl)
  • Membuat berbohong, jelas sudah daripada aib kita ketahuan ntar si Pacar jadi tidak suka, lebih baik berbohong.
  • Menghabiskan uang, apalagi zaman modern seperti ini. Habis uang pulsa, uang bensin, dan uang – uang lainnya 
  • Menghambat cita- cita. Cita-cita di dapat dari suatu imajinasi dalam pikiran kita, jika pikiran kita sudah berimajinasi kepada pacar, tentunya akan menghambat.
  • Menambah dosa, tentunya bagi teman yang muslim pacaran sangat dilarang, karena dapat menimbulkan nafsu birahi.
  • Memunculkan fitnah, nanti kalau berduan di dalam rumah. Bisa Digrebek warga..
  • Menambah aib keluarga, jika tidak dapat menjaga nafsu tentunya bisa married accident.
  • Mengulur – ulur pernikahan. Sudah tidak heran lagi, karena keasikan pacaran, sehingga mengulur – ulur pernikahan.
  • Dapat menimbulkan efek sakit hati, apabila putus sehingga menimbulkan Mantan Pacar.Mantan Pacar ini berbahaya lho, karena bisa main hati setelah sudah beristri besok.
  • Mengurangi kewibawaan lelaki, memang hanya wanita yang dapat membuat lelaki luluh. Tapi kalau tidak tepat waktunya, akan menghancurkan lelaki itu sendiri. 

InsyaAlloh. Semoga bermanfaat

Komentar


panicky_age Offline

  • Posted 5 tahun yang lalu
memantaskan diri agar mendapatkan seseorang yg terpantaskan Senang

Tristine Offline

  • Posted 5 tahun yang lalu
amiiin.. semoga aku bisa seperti itu pacaran setelah menikah.
tp yg jd masalah menikah dengan siapa aku ini??, temen dekat ndak punya apalagi teman lawan jenis jd yaah... menikmati hidup dlam kesendirian ajah