Kontak jodoh muslim. Biro jodoh islam. Cari jodoh muslim. Kontak Jodoh Sakinah

Kontak Jodoh | Berita


Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak pria dan wanita dipersilakan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya (sesuai risalah Islam). Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi, taaruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang berdua.

Berikut adalah hal-hal yang perlu ditanyakan, dikenal, dimengerti dan dipahami dalam bertaaruf:

1. Pemikiran.
Bagaimanapun juga, pemikiran serta pola pikir itu berpengaruh pada perilaku dan tindakan. Bagaimana nantinya membangun Rumah Tangga dan mengasuh anak. Terkadang orang itu berpikir terlalu sederhana bahwa yang penting itu hanya akidahnya saja. Kalau cuma berpikir seperti itu, umat Islam di dunia tidak akan berperang dan mengalami perpecahan.

2. Fisik
Wah-wah, yang ini sudah sangat jelas sekali. Untuk mengetahui fisik itu tidak bisa hanya diwakili oleh selembar foto dan suara dalam kaset. Tapi jangan terburu-buru seperti cara sahabat Umar yang menyingkap pakaian wanita untuk melihat betis dan para sahabatnya yang mengintip dari atap rumah. Bertemu langsung untuk mengetahui kurus atau gemuk, seberapa tinggi dsb. Tentang fisik ini juga mencakup tentang penyakit yang sedang dan pernah diderita. Yang paling penting…ketahui kekurangan dan kelebihan fisik juga yang lainya.

3. Ibadah dan pemahaman agama.
Ini menjadi sangat penting untuk mengetahui kemampuan dan keimanan seseorang. Dari ibadah yang dia lakukan dan seberapa dalam pemahaman agamanya. Ini untuk menghindari kesalahan dalam berperilaku. Orang yang paham agama dan beriman serta bertakwa akan selalu berhati-hati dalam bertindak dan berperilaku.

4. Akhlak yang biasa disebut Sifat.
Allah memberikan petunjuk jika Muhammad SAW diutus untuk memperbaiki akhlak manusia. Jadi akhlak itu sangat penting untuk diketahui. Ya masing-masin pihak harus mengetahui (lebih utama lagi mengerti dan memahami) bagaimana sifat-sifat pihak lain apakah cengeng, pemarah, dermawan, suka usil, sering dengki, penurut, sabar, luas hati, judes, jumawa, pemaaf, teguh pendirian dalam beragama dsb.

5. Kondisi keluarga
Jika ta’aruf berlanjut ke arah pernikahan. Pernikahan bukan  menyatukan dua org anak manusia tetapi juga dua buah keluarga yg memiliki kondisi berbeda, maka selayaknya sebelum terjadi pernikahan keduanya harus saling mengetahui, mengerti, memahami kondisi keluarga masing-masing.

InsyaAlloh, semoga bermanfaat..

Komentar


Juan_rempaz Offline

  • Posted 7 minggu yang lalu
Ta'aruf tujuannya melihat kecocokan dan memantabkan tekad. Tapi Terkadang yg pake niqab terlalu egois.

Azizah24 Offline

  • Posted 3 bulan yang lalu
Good